IMG-LOGO
Home Kuliner Resep Masakan Jepang (Bagian 4)
Kuliner

Resep Masakan Jepang (Bagian 4)

- 2018-08-04
IMG

Imo-ni (Talas dalam cawan panas)

\"\"

Taro dalam cawan panas adalah hidangan musim gugur yang mudah dibuat bahkan untuk para pemula! Warga di kawasan Tohoku di Jepang utara senang berkumpul bersama dan membuat hidangan ini di tepi sungai atau lokasi luar ruangan lainnya saat musim gugur.

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

\"\"

4-6 talas (sekitar 320 g)
150 g lobak
120 g ayam
100 g jamur shimeji (jika tidak tersedia bisa gunakan jamur lainnya)
1 daun bawang
12 g katsuo-no-kezuribushi (parutan ikan cakalang yang dikeringkan) (jika tidak tersedia, tambahkan jumlah daging ayamnya agar menciptakan rasa yang gurih)
2 sendok makan kecap asin Jepang atau shoyu
2 sendok teh gula

Persiapan

Pertama kita buat kaldu dashi dari parutan ikan cakalang kering. Rebus 4 1/4 cangkir (850 ml) air di panci, setelah mendidih masukkan parutan ikan cakalang. Aduk merata dan rebus di atas api kecil selama 1 hingga 2 menit, lalu disaring. Kembalikan kaldu ke dalam panci yang akan digunakan untuk merebus bahan-bahan lainnya.

Cuci talasnya untuk membuang semua kotoran. Potong tipis bagian atas dan bawah talas, lalu kupas kulitnya dan potong kecil-kecil menjadi ukuran sekali santap. Rendam potongan talas di dalam air agar tidak berubah warna. Kupas lobak, kemudian dipotong menjadi empat bagian memanjang. Baringkan empat bagian memanjang dan diiris-iris setebal 1cm.

Bilas jamur shimeji, potong dan buang bagian ujung batang yang keras dan pisahkan jamurnya.

Iris daun bawang dengan ukuran 2 cm.

Baringkan ayam dengan sisi kulit menghadap talenan dan potong strip ukuran lebar 4 hingga 5 cm. Kemudian putar strip memanjang, dan dari ujung dipotong-potong ukuran 1 cm.

Masukkan talas dan lobak ke dalam kaldu dashi. Tutup pancinya dan rebus dengan api sedang hingga mendidih. Kecilkan apinya, angkat tutup panci dan saring serta buang busa ampas yang mengapung di permukaan. Tutup lagi pancinya tetapi ditutup dengan renggang dan rebus dengan api kecil selama sekitar 20 menit. Tusuk talasnya untuk memeriksa keempukannya, jika mudah ditusuk berarti sudah empuk.

Tambahkan 2 sendok makan shoyu dan 2 sendok teh gula untuk memberikan rasa yang lebih kaya dari sup biasa. Masukkan ayam dan jamur shimeji. Tutup lagi pancinya dengan renggang, dan rebus selama 5 menit. Terakhir tambahkan potongan daun bawang dan rebus lagi selama sekitar satu menit. Menunya sekarang siap disajikan.

Imo-ni-kai, kumpul-kumpul dengan hidangan talas dalam cawan panas

Warga di kawasan Tohoku, Jepang utara senang menggelar pesta bersama keluarga dan teman-teman di tepi sungai saat musim gugur. Acara ini seringkali menggunakan cawan-cawan besar berdiameter 50 cm. Acara ini berlangsung sekitar bulan September hingga awal November, saat musim panen talas.

Kota Yamagata menggelar \"Festival Imo-ni-kai Nomor Satu di Jepang\". Acara tahunan yang terkenal tersebut diselenggarakan oleh pemerintah kota dan kelompok lainnya. Mereka menggunakan cawan raksasa dengan diameter 6 m, talas seberat 3 ton dan 6 ton kayu bakar. Dua alat pengeruk atau beko digunakan untuk mengaduk semua bahan. Cawan raksasa tersebut bisa membuat 30.000 porsi yang disediakan untuk para pengunjung.

Di dekat cawan raksasa juga ada kios-kios yang menjual produk-produk lokal serta panggung pertunjukkan. Festival ini dihadiri oleh banyak keluarga setiap tahunnya.

 

Kinoko-gohan (nasi jamur)

\"\"

Menu yang menggunakan jamur-jamur yang tumbuh di musim gugur. Cara membuatnya sangat mudah, yaitu dengan memasak bahan-bahan dan beras di panci yang sama. Ini adalah hidangan dengan rasa dan aroma musim gugur.yuran

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

300 g beras (bisa menggunakan beras Jepang atau beras yang pulen)
100 g jamur shimeji
2 jamur shiitake 
80 g ubi
50 g wortel
2 sendok makan kecap asin Jepang atau shoyu

Persiapan

Pertama cuci berasnya. Masukkan 300 gram beras ke dalam saringan dan celupkan ke dalam semangkuk air. Gunakan tangan untuk mengaduk bulir beras beberapa kali. Angkat saringan dari mangkuk berisi air dan remas butiran beras dengan tangan di dalam saringan. Lakukan ini 10 kali. Ganti air di dalam mangkuk dan masukkan lagi saringannya untuk membilas beras. Ganti airnya jika sudah berwarna putih susu dan bilas beras sekali lagi. Angkat saringan dari mangkuk, tiriskan beras selama sekitar 10 menit.

Masukkan beras ke dalam panci berisi 400 ml air dan rendam selama 30 menit agar airnya meresap sampai ke bagian tengah bulir beras.

Potong dan buang bagian ujung batang jamur shimeji. Pisahkan jamurnya. Potong dan buang batang jamur shiitake, potong bagian payungnya dengan ukuran strip tipis selebar 5 mm. Tempatkan jamur di dalam saringan dan bilas dengan cepat lalu goyang saringannya untuk membuang air yang berlebihan.

Cuci ubi secara merata. Potong bundar dengan ketebalan 1 cm, dan kemudian potong dadu ukuran 1 cm. Rendam potongan dadu ubi di dalam air agar tidak berubah warna

Kupas wortel dan potong-potong dengan ukuran 4 cm, iris memanjang menjadi strip-strip tipis. Tumpuk potongan strip wortel dan mulai dari ujung diiris lebih tipis lagi.

Aduk 2 sendok makan kecap asin Jepang atau shoyu dengan beras di dalam panci. Kemudian letakkan sayuran dan jamur di atas beras. Jangan diaduk. Tutup panci dan rebus di atas api sedang.

Ketika sudah mendidih dan keluar uap dari pinggiran tutup panci, diamkan dulu selama 30 detik. Lalu kecilkan apinya dan tanak lagi selama 12 menit. Jangan buka tutup pancinya dalam proses ini.

Setelah 12 menit matikan apinya. Tetap tutup pancinya dan biarkan selama sekitar 10 menit. Baru kemudian angkat tutup panci dan gunakan spatula kayu basah untuk mengaduk beras yang kini sudah menjadi nasi dalam putaran besar sebanyak tiga kali, pastikan adukan mencapai bagian dasar panci. Menunya sekarang siap disajikan.

Cara makan jamur di rumah-rumah di Jepang

Kinoko atau \'jamur\' adalah salah satu kata yang bisa digunakan dalam puisi pendek haiku untuk menggambarkan musim gugur. Ada banyak jenis jamur yang tumbuh di pegunungan pada musim gugur. Jepang diyakini memiliki sekitar 200 jenis jamur yang bisa dimakan.

Ada banyak ragam jamur yang dijual di toko-toko pada musim gugur. Ada beragam cara untuk memasak jamur di rumah-rumah di Jepang. Bisa dipanggang di dalam kertas aluminium atau ditambahkan ke sup miso dan sup kuah bening, bisa juga dimasukkan dalam hidangan pasta. Beberapa orang bahkan suka memanggang jamur di atas roti.

Jamur merupakan salah satu daya tarik dalam masakan rumahan di Jepang. Aroma yang dikeluarkannya merupakan salah satu cara untuk menikmati perubahan musim.

 

Karinto: Kudapan goreng dari gula merah

\"\"

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

(Untuk membuat adonan)
100 g tepung terigu
1 sendok teh baking powder
15 g gula merah (jika tak tersedia, gunakan gula putih)
10 ml minyak sayur

(Untuk lapisan gula)
70 g gula merah
Sejumput garam

Minyak sayur untuk menggoreng

Persiapan

Pertama buatlah adonannya. Gunakan sendok untuk mencampur 100 g tepung dengan 1 sendok teh baking powder di dalam cawan. Gunakan ayakan untuk mengayaknya ke dalam cawan yang berbeda.Cacah 15 g gula merah dan masukkan ke dalam cawan lain. Larutkan gula dengan mengaduknya dalam 45 ml air panas. Masukkan 10 ml minyak sayur lalu kemudian tambahkan tepung terigu yang sudah diayak bersama baking powder. Gunakan spatula untuk mengaduknya menjadi adonan. Kemudian gunakan tangan untuk menguleni adonan selama sekitar 2 menit, hingga adonannya rata. Tambahan sedikit tepung terigu jika adonannya terlalu lengket. Bungkus adonan dengan plastik dan biarkan selama sekitar 10 menit.

Taburi talenan dengan sedikit tepung terigu dan gunakan tangan untuk menekan-nekan dan membentuk adonan menjadi bentuk persegi, setebal sekitar 1 cm. Gunakan gilingan adonan untuk menipiskan adonan menjadi setebal sekitar 5 mm. Potong adonan menjadi irisan-irisan selebar 5 cm. Lalu potong irisan-irisan itu menjadi lebih kecil berukuran 5 cm x 5 mm.

Masukkan minyak sayur ke dalam penggorengan hingga setinggi 3 cm. Panaskan minyak menjadi 175째C dan masukkan irisan adonan satu demi satu. Goreng selama sekitar 3-4 menit. Goreng irisan adonan secara bertahap jika tidak punya banyak minyak. Besarkan apinya pas sebelum mengangkat batang-batang adonan goreng itu. Angkat menggunakan saringan kawat, pindahkan ke baki.

Masukkan 70 g gula merah yang sudah dicacah, 4 sendok makan air dan sejumput garam ke dalam penggorengan dan rebus dengan api kecil selama sekitar 30 detik hingga larut. Lalu besarkan api menjadi api sedang dan rebus selama sekitar 1-2 menit, hingga campuran menjadi seperti sirup, sambil menggoyang-goyangkan penggorengannya.

Matikan api dan masukkan batang adonan goreng, pastikan terlapisi sepenuhnya dengan campuran yang sudah menjadi sirup itu. Kemudian nyalakan lagi api dan rebus dengan api sedang hingga cairannya mendidih. Angkat batang adonan yang sudah terlapisi tadi ke baki yang sudah dilaburi sedikit minyak sayur. Pisahkan batang-batang itu. Saat sudah dingin dan lapisannya sudah kering, batang-batang itu siap disantap.

Beberapa versi karinto yang berbeda

Karinto adalah kudapan goreng manis yang sangat populer di Jepang, sampai ada toko yang khusus menjual karinto. Versi yang standar terdiri dari batang adonan goreng dengan rasa gula merah. Tapi ada versi lain yang tersedia saat ini, yang ditawarkan dalam berbagai rasa berbeda, seperti misalnya madu, wijen, kinako (tepung kacang kedelai panggang), kacang tanah dan coklat. Bahan-bahan lainnya kadang ditambahkan ke dalam adonannya, seperti misalnya gobo kering, yang memberi rasa dari sayuran ini. Ubi manis dapat juga ditambahkan ke dalam adonan itu, dan ada versi lain yang menggunakan bubuk kari atau daun teh. Orang-orang menggunakan imajinasinya sendiri untuk menambahkan beragam jenis rasa. Para pendengar mungkin ingin membuat versi karintonya sendiri, menggunakan bahan-bahan yang sudah dimiliki.

 

Sup Suiton

\"\"

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi

100 g tepung terigu
18 g katsuo-no-kezuribushi (cakalang asap yang diserut)
120 g ayam
100 g lobak
70 g wortel
100 g labu
2 batang daun bawang
1 sendok makan kecap asin Jepang atau shoyu
Sejumput garam

Persiapan

Pertama buat adonan tepung terigu. Masukkan 100 gram tepung terigu di dalam sebuah mangkuk, tambahkan 100 ml air dan aduk dengan sendok sampai adonan lembut merata dan sedikit lebih kental dari yoghurt. Tutup mangkuk dengan bungkusan plastik agar adonan tidak kering dan didiamkan sambil menyiapkan sayuran.

Potong ayam. Baringkan ayam dengan sisi kulit menghadap papan talenan, dan potong strip dengan lebar 2 cm. Baringkan potongan strip memanjang dan potong-potong melintang ukuran 2cm. Kupas lobak, letakkan bagian lingkaran yang dipotong di atas talenan. Potong setengah ke bawah dan kemudian potong melintang menjadi empat bagian. Baringkan setiap potongan memanjang, mulai dari ujung potong-potong tipis setebal 5 mm. Potong wortel dengan cara yang sama, tetapi dengan ketebalan 4 mm. Potong strip labu dengan ukuran 2 cm. Baringkan potongan strip labu memanjang dan mulai dari ujung dipotong-potong dengan ukuran 1 cm. Jadikan satu 2 batang daun bawang. Potong menjadi tiga bagian. Jadikan satu lagi daun bawangnya dan mulai dari ujung potong-potong dengan ukuran 5 mm.

Buat kaldu dashi untuk supnya. Rebus 6 1/2 cangkir atau 1,3 liter air hingga mendidih, masukkan 18 g katsuo-no-kezuribushi dan rebus selama 1 menit. Kemudian disaring. Jika katsuo-no-kezuribushi tidak tersedia, gunakan air dengan jumlah yang sama tapi tambahkan jumlah daging ayam untuk memberi rasa pada supnya. Masukkan kaldu ke dalam panci dan rebus hingga mendidih. Kecilkan api menjadi api sedang dan masukkan potongan ayam. Setelah sekitar 1 menit, gunakan sendok sayur untuk membuang ampas yang mengambang di permukaan kaldu. Kemudian tambahkan potongan lobak, wortel dan labu. Rebus kembali hingga mendidih, kecilkan api, tutup panci dan rebus selama sekitar 10 menit sampai sayurannya empuk.

Gunakan sendok sup untuk memasukan adonan tepung terigu ke dalam sup, celupkan dulu sendoknya ke dalam semangkuk air setiap menyendok adonan agar tidak menempel. Setiap adonan yang diambil mencapai sekitar 70% dari sendoknya. Rebus sup di atas api kecil selama 5 menit lagi, dan tambahkan shoyu dan sedikit garam. Cicipi, tambahkan garam jika dibutuhkan. Sajikan di mangkuk dan ditaburi dengan potongan daun bawang.

Sup lain yang menggunakan adonan tepung terigu

Pertama adalah dago-jiru, sup dari provinsi Kumamoto, Jepang selatan. Tepung dan air dicampur hingga kalis, kemudian dibagi menjadi ukuran sekali santap dan direbus di dalam kaldu dashi.

Hittsumi adalah hidangan tradisional dari provinsi Iwate di Jepang utara. Adonan tepung terigu dibentuk menjadi untaian tipis, kemudian disobek dengan tangan dan direbus di dalam kaldu dashi dengan sayuran musiman.

H么t么 berasal dari provinsi Yamanashi di Jepang tengah. Adonan tepung yang dibentuk seperti pasta yang lebar dan rata atau mi ini direbus dengan sayuran seperti labu dan wortel di dalam kaldu miso.

Jepang telah membudidayakan serta mengonsumsi nasi sejak masa lampau. Tetapi terigu juga menjadi bagian dalam makanan Jepang.

Agedashi-dofu (Tahu goreng dengan saus kaldu dashi)

\"\"

Dua jenis tahu di Jepang

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

2 blok tahu momen atau tahu putih dengan berat total  600-700 gram
100 gram lobak
1 ruas jahe sekitar 15 gram
3 gram  katsuo-bushi (cakalang asap yang diserut)
2 sendok makan kecap asin Jepang atau shoyu
2 sendok teh gula
Tepung terigu
Minyak nabati

Persiapan

Pertama siapkan kaldu dashi dan garnisnya.Campur shoyu, gula dan katsuo-bushi dengan satu cangkir atau sekitar 200 ml air, dan rebus di atas api sedang hingga mendidih. Matikan apinya dan saring campuran dengan saringan yang dilapisi oleh tisu dapur agar menghasilkan kaldu yang jernih. Kupas lobak dan jahe dan parut terpisah. Karena seratnya memanjang maka parut dengan sudut vertikal agar parutannya bagus. Tiriskan parutan lobak di saringan tapi jangan diperas.

Potong dua blok tahu masing-masing menjadi empat bagian dengan ukuran sekitar 4 x 5 cm dan tinggi 4 cm. Letakkan potongan tahu di atas saringan datar. Masukkan minyak nabati secukupnya di penggorengan sampai mencapai ketinggian sekitar 4 hingga 5 cm dari dasar penggorengan dan panaskan dengan suhu 180°C. Tabur tepung terigu di baki. Letakkan potongan tahu di atas tisu dapur lalu dikeringkan. Kemudian lapisi tahu dengan tepung terigu, pastikan semua sisi terlapisi tepung dan tepuk-tepuk untuk menghilangkan tepung yang berlebihan. Langsung goreng tahu ke dalam minyak yang sudah panas. Jangan lapisi tahu dengan tepung dalam satu waktu sekaligus, tetapi satu per satu sebelum digoreng.

Goreng tahu selama sekitar 1 menit dan angkat saat permukaannya telah berubah warna menjadi cokelat keemasan dan sedikit mengembang. Saat semua tahu sudah tergoreng, susun tahu di dalam piring kecil dan letakkan parutan lobak dan jahe di atasnya. Panaskan kaldu dashi dan siram di sekitar tahu. Menunya siap disajikan.

Dua jenis tahu di Jepang

Ada dua jenis tahu yang dijual di Jepang. Pertama adalah tahu momen atau tahu putih dengan tekstur relatif padat. Momen, dalam bahasa Jepang memiliki arti \'katun\'. Beberapa sisi tahu ini terlihat ada bekas cetakkan kain katun yang membungkus tahu tersebut. Jenis lainnya adalah tahu kinu atau tahu sutra dengan tekstur yang lebih lunak dan halus.  Nama-nama jenis tahu ini menunjukkan penampilan dan tekstur yang berbeda.
Dua jenis tahu tersebut dibuat dengan cara yang berbeda. Keduanya awalnya dibuat dengan merendam dan menggiling kacang kedelai di dalam air, direbus sampai menjadi susu kedelai yang kental. Tahu jenis momen dibuat dengan menambahkan bahan pengental ke dalam susu kedelai, memasukkan campuran yang sudah mengental ke dalam cetakan dan ditekan oleh pemberat untuk mengeluarkan airnya. Sementara untuk jenis kinu atau tahu sutra, setelah susu kedelai diberi bahan pengental langsung dimasukkan ke dalam cetakan tanpa menggunakan pemberat.

Dua jenis tahu ini juga memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Tahu putih yang lebih padat lebih kaya protein dan kalsium, sementara tahu sutra kaya dengan potasium dan magnesium.

Keduanya diolah secara berbeda dalam menu di Jepang.

 

 

Doraikare (Kari Kering ala Jepang)

\"\"

Berbagai jenis kari kering ala Jepang

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

600 g nasi 
100 g ayam
100 g bawang bombai
2 paprika hijau
1 sendok makan kismis
2 sendok makan minyak nabati
2 sendok teh bubuk kari
2 sendok teh saus tomat
1 sendok teh kecap asin Jepang atau shoyu
Garam & lada secukupnya

Persiapan

Potong dadu ayam dengan ukuran 1 cm lalu bumbui dengan garam dan lada. Potong dadu bawang bombai dan paprika hijau dengan ukuran 5 mm. Pertama, potong-potong bawang bombai vertikal memanjang dengan jarak setiap potongan sekitar 5 mm. Jangan langsung dipotong semua, tetapi disisakan bagian ujung yang lainnya sekitar 5 mm. Lalu putar melintang dan potong-potong membentuk dadu ukuran 5 mm. Untuk paprika hijau, potong setengah memanjang, buang biji dan batangnya, lalu potong strip ukuran 5 mm. Tumpuk potongan strip menyamping dan dari ujung dipotong-potong bentuk dadu ukuran 5 mm. Cuci kismisnya dan kemudian ditiriskan.

Panaskan penggorengan dan tambahkan satu sendok makan minyak. Goreng ayamnya di atas api kecil sampai berubah warna kecokelatan dan matang. Tambahkan bawang bombai dan paprika hijau, tumis di atas api kecil sampai berubah warna transparan. Kemudian masukkan bubuk kari, saus tomat dan aduk rata. Lalu tambahkan lagi dengan 1 sendok makan minyak. Matikan apinya, masukkan nasi. Panaskan dulu nasinya jika dalam keadaan dingin, agar mudah saat diaduk. Pastikan api dalam keadaan mati saat memasukkan nasi ke penggorengan, jika tidak maka akan sulit untuk mengaduk semua bahan dengan rata. Gunakan spatula dari kayu untuk mengaduk nasi dengan bahan-bahan lainnya. Nyalakan lagi apinya, goreng nasi dan bahan-bahannya di atas api sedang.

Tambahkan kismis, dan taburkan 1/2 sendok teh garam. Tambahkan juga 1 sendok teh shoyu di sekeliling bagian pinggir penggorengan. Aduk rata agar aroma shoyu meresap ke semua bahan. Sajikan.

Berbagai jenis kari kering ala Jepang

Hari ini kita membuat kari kering ala Jepang yang mana nasi goreng dan bahan lainnya dicampur dengan bubuk kari. Versi lainnya adalah dengan menempatkannya saus kari di atas nasi. Saus karinya berisi daging cincang dan sayuran yang dipotong-potong tipis. Semua bahan direbus di dalam sup kari sampai cairannya menguap dan menyerap ke semua bahan. 

Ada juga versi kari kering yang sehat, di mana nasi dan bahan-bahan lainnya dicampur dengan bubuk kari di dalam penanak nasi atau penggorengan tanpa menggunakan minyak. 

 

Kuriimu korokke (Kroket krim)

\"\"

Jenis kroket yang ada di Jepang

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

8 udang, berat total 100 g (masih dengan cangkangnya, bagian kepala dibuang)
80 gram bawang bombai
4 jamur kancing
30 g mentega
40 g tepung
300 ml susu
1 butir telur
Tepung dan remah roti untuk lapisan
Garam dan lada
Minyak nabati untuk menggoreng

Persiapan

Masukkan mentega ke dalam penggorengan, kemudian tumis irisan tipis bawang bombai sampai terlihat transparan. Buang bagian pangkal batang jamur dan iris tipis, lalu tambahkan ke dalam tumisan bawang bombai, tumis hingga layu. Angkat penggorengan dari kompor dan tambahkan tepung, aduk rata. Tambahkan sepertiga susu dan kemudian masak lagi. Tambahkan susu yang tersisa sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai ke bagian dasar penggorengan agar campuran saus krim tidak gosong. Masak dengan api kecil selama 4 hingga 5 menit sampai saus krimnya mengental. Bumbui dengan garam dan lada kemudian matikan kompornya.

Bersihkan udang dari cangkangnya dan buang bagian ekornya. Potong-potong sepanjang 1 sentimeter dan beri bumbu garam dan lada. Goreng udang dengan minyak nabati sampai berwarna pucat. Masukkan ke dalam saus krim. Masukkan kuning telur ke dalam adonan saus krim dan kocok dengan cepat, lalu pindahkan saus krim ke dalam baki. Bentuk campuran saus krim menjadi kotak berukuran 10 kali 20 sentimenter. Tutup baki dengan bungkus plastik agar saus krimnya tidak mengering. Dinginkan sebentar sebelum dimasukkan ke dalam kulkas selama dua jam sampai saus krimnya padat.

Bagi saus krimnya menjadi 12 porsi. Bentuk setiap porsi menjadi gulungan bulat sepanjang 5 sentimeter dan diameter 2 sentimeter. Lapisi gulungan dengan tepung secara merata, tepuk-tepuk untuk membuang tepung yang tersisa. Celupkan gulungan ke dalam kocokan telur putih dan dibaluri dengan remah roti secara merata. Goreng beberapa kroket dalam satu waktu selama sekitar 30 detik dengan minyak nabati yang telah dipanaskan hingga 175ºC. Jangan menggoreng sekaligus, karena akan menurunkan suhu minyak. Kroketnya sekarang siap disajikan.

Jenis kroket yang ada di Jepang

Kroket atau dalam bahasa Jepang disebut korokke, dibawa dari Prancis pada pertengahan akhir abad ke-19. Jepang kemudian membuat sendiri variasinya, termasuk kroket krim dan yang lainnya.Kroket kentang adalah jenis yang biasa ditemui di Jepang. Ada juga kroket labu, kroket ubi dan kroket nasi. Juga terdapat jenis kroket yang tak biasa seperti misalnya kroket kari, yang mana bubuk karinya ditambahkan ke dalam adonan kentang atau ubi tumbuk.

Beragam jenis kroket tersedia di toserba dan pasar swalayan. Ada juga toko yang khusus menjual kroket yang baru digoreng. Kroket sudah menjadi bagian dalam makanan Jepang sehari-hari.

 

Wafu sarada (Salad gaya Jepang)

\"\"

Saus salad gaya Jepang bisa digunakan sebagai bumbu untuk sayuran musiman yang ditumis atau disiram ke tahu.

 Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

2 lembar daun selada
80 g lobak daikon
20 g wortel
1 mentimun kecil 
4 lembar daun shiso atau oba (jika tidak tersedia bisa diganti dengan jahe yang diiris tipis)
80 g tuna kalengan
40 g jagung kalengan

(Untuk saus) 
1 sendok makan shoyu
1/2 sendok makan cuka beras
1 sendok teh gula
1 sendok makan minyak nabati
1/4 sendok teh garam
10 g bawang bombay

Persiapan

Pertama, siapkan sausnya. Campur shoyu, cuka, gula, minyak nabati dan garam di dalam sebuah mangkuk kecil, aduk rata dengan sendok. Kupas bawang bombay, buang bagian dasarnya yang keras dan dibagi empat. Parut salah satu potongan sampai parutan bawang bombainya mencapai satu sendok makan. Masukkan dan aduk di dalam bahan-bahan saus.

Cuci sayuran di dalam semangkuk air, ganti air sesuai kebutuhan. Sobek daun selada menjadi beberapa bagian dengan ukuran sekitar 3 hingga 4 cm. Iris tipis miring mentimun sepanjang 5 cm. Iris membundar lobak sepanjang ukuran 5 cm. Kupas dan iris-iris tipis. Demikian juga dengan wortelnya, dipotong memanjang 5 cm dan iris-iris tipis. Karena wortel lebih keras maka iris lebih tipis dibandingkan irisan lobak.

Potong batang daun oba. Iris memanjang menjadi dua bagian. Baringkan bagian potongan satu di atas yang lainnya dan mulai dari ujung diiris-iris tipis memanjang dengan ukuran sekitar 2 mm. Rendam semua sayuran kecuali daun oba di dalam mangkuk berisi air dingin selama lima menit agar terasa segar. Lalu tiriskan.

Tiriskan jagung kalengan. Demikian pula tuna kalengannya, ditiriskan dan dilap dengan tisu dapur untuk menghilangkan minyak yang tersisa. Susun sayuran di atas piring besar. Taburi jagung dan tuna di atas sayuran, lalu di atasnya tebar daun oba. Sebelum disajikan tuang sausnya di atas salad.

Saus salad gaya Jepang

Saus salad gaya Jepang bisa digunakan sebagai bumbu untuk sayuran musiman yang ditumis atau disiram ke tahu. Dan bisa ditambahkan ke nasi goreng atau digunakan sebagai bumbu ayam panggang. Saus ini cukup serba guna, bisa disimpan selama seminggu di dalam kulkas. Bisa juga dibuat banyak dan disimpan di dalam stoples. Sebelum digunakan, kocok stoplesnya agar semuanya tercampur rata. Kaldu dashi yang dibuat dari rumput laut kombu dan ikan bonito parut yang dikeringkan, biji wijen dan jahe juga bisa ditambahkan ke dalam saus gaya Jepang. Pasta miso juga bisa digunakan selain shoyu. Anda bisa bereksperimen dengan beragam bahan dalam membuat saus salad gaya Jepang ini.

Bersambung ke bagian 5.

(Resep Masakan Jepang/Akiko Watanabe/www3.nhk.or.jp/Gloopic.net/Jala).

Tags: