IMG-LOGO
Home Penerbangan IATA: Perang Dagang Berdampak Terhadap Pertumbuhan Penumpang dan Kargo
Penerbangan

IATA: Perang Dagang Berdampak Terhadap Pertumbuhan Penumpang dan Kargo

- 2018-08-06
IMG

\"\"

IATA lewat penelitiaannya baru – baru ini memperingatkan bahwa meningkatnya tensi perang dagang secara global, sekalipun belum berakibat krisis bagi industri penerbangan, dapat menghambat proyeksi pertumbuhan penumpang dan kargo untuk jangka panjang. Namun menurut IATA dampak tersebut tidak akan signifikan terhadap laju pertumbuhan transportasi udara secara umum, dilansir dari laman, www.flightglobal.com.

\"Dari aspek ekonomi, dampak negatif tersebut sangat dipengaruhi oleh penerapan tarif - tarif serta batasan – batasan yang diberlakukan oleh Pemerintah\" tambah IATA.

Sebagai contoh, penerapan tarif pada baja dan aluminium di Amerika Serikat memiliki dampak minim terhadap angkutan udara kargo mengingat komoditas tersebut jarang diangkut melalui udara. Namun hal tersebut berbeda jika dibandingkan dengan komponen – komponen yang biasanya diangkut melalui udara seperti suku cadang mobil dan perlengkapan semikonduktor dari China dimana komponen – komponen tersebut dikenakan tarif biaya masuk sebesar 10%.

Lebih jauh IATA menilai eskalasi tersebut berpotensi menyebakan \"risiko utama” berupa peninjauan kembali rantai pasokan barang oleh para maskapai penerbangan, seperti tren \"reshoring\" yang telah berlangsung sejak krisis keuangan global tahun 2008.

Dari sisi penumpang, IATA bekerjasama dengan Tourism Economics memprediksikan bahwa pertumbuhan penumpang akan menurun sedikit lebih rendah dari yang diperkirkan. Hal ini banyak dipengaruhi oleh rendahnya pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang mana berdampak terhadap pendapatan masyarakat.

\"\"

“Kita masih dapat melihat pertumbuhan penumpang selama beberapa tahun mendatang terhadap skenario ini. Namun, dampak negatif akan terasa dimana penurunan pertumbuhan penumpang sekitar 3% akan berlangsung selama kurun waktu enam tahun ke depan dibandingkan dengan tidak terjadinya eskalasi perang dagang ini” kata IATA.

IATA menambahkan bahwa kebijakan pengetatan aturan perdagangan ini sekalipun memperlambat pertumbuhan transportsi udara dari sisi ekonomi, namun hal tersebut juga dapat memicu penurunan harga minyak. Hal ini tentu saja dapat membantu maskapai dalam menekan biaya operasional mereka menghadapi rendahnya permintaan nanti.

Perang dagang saat ini mungkin tidak memiliki dampak signifikan pada industri penerbangan secara keseluruhan, tetapi eskalasinya dapat berdampak tersendiri terhadap permintaan angkutan penumpang dan kargo. Seberapa besar dampak tersebut sangat bergantung pada kebijakan - kebijakan yang diambil oleh Pemerintah terutama menghadapi perang dagang yang sewaktu – waktu dapat berubah berubah dari hanya bersifat bilateral menjadi global. \"Sekalipun perang dagang tidak mempengaruhi proyeksi kami, namun hal tersebut tetap menjadi risiko yang patut diperhitungkan secara seksama\" tutup IATA. 

(IATA: Perang Dagang Berdampak Terhadap Pertumbuhan Penumpang dan Kargo/ELLIS TAYLOR/www.flightglobal.com/Yoga Pratama/Gloopic.net/Jala).

Tags: