IMG-LOGO
Home Politik Dan Hukum Bawaslu Akan Punya Penyidik Sendiri
Politik Dan Hukum

Bawaslu Akan Punya Penyidik Sendiri

- 2020-01-06
IMG

\

(Bogor, Gloopic) Menghadapi banyaknya sengketa pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diuusulkan untuk memiliki penyidik dan penuntut sendiri layaknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Bawaslu Muhammad mengemukakan saat ini pihaknya sudah mengusulkan revisi undang undang pemilu ke Komisi Dua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan salah satu penekanan pengajuan tentang Bawaslu memiliki penyidik dan penuntut sendiri. Menurut Muhammad usulan ini dilakukan meningat dari sekitar 1090 kasus aduan sengketa pemilu hanya 60 kasus yang bisa diproses selama ini.

Ketua Bawaslu mengemukakan saat ini pihaknya sudah mengusulkan perubahan undang undang pemilu nomor 8 tahun 2015 yang dititik beratkan pada peraturan yang mengatur agar Bawaslu berubah menjadi Komisi Pengawas Pemilu dengan memiliki penyidik dan penuntut sendiri.

\

Menurut Muhammad, dengan memiliki penyidik dan penuntut sendiri bawaslu akan lebih gesit menangani kasus aduan sengketa pemilu. Hal ini bercermin pada pelaksanaan pilkada serentak 2015 lalu dimana terdapat 1090 aduan warga ternyata yang bisa diproses hanya 60 kasus atau sekitar 0,1 persen saja. Penyebabnya Bawaslu kehabisan waktu akibat koordinasi dengan pihak polisi dan jaksa untuk penyidikan. Berdasar kondisi ini Muhammad meminta agar Bawaslu memiliki penyidik dan penuntut sendiri layaknya KPK, sehingga proses aduan sengketa pemilu bisa cepat dilakukan.

Menurut data Bawaslu dari 1090 aduan pelanggaran pemilu pada pilkada 2015 lalu paling banyak didominasi laporan politik uang.  Namun laporan ini hanya 60 yang bisa dilanjutkan ke tingkat penuntutan akibat proses penyidikan dan penuntutan di tingkat sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) berjalan lambat.

Tags: