gloopic.net
Artikel / Sains dan Teknologi

Tinjauan: Cara Mengatasi Serangkaian Bencana

Mungkin negara yang paling sering dilanda bencana alam adalah Jepang. Jepang telah mengembangkan berbagai hal tentang mengantisipasi dan penanggulan bencana alam.

Hampir dua pekan sejak gempa kuat mengguncang Hokkaido di Jepang utara. Banyak pakar yang menilai bahwa hujan lebat yang disebabkan oleh badai topan sehari sebelumnya, membuat tanah longsor akibat gempa menjadi semakin memburuk, dilansir dari laman NHK.

Beberapa ilmuwan mengatakan kepulauan Jepang telah memasuki masa multipel bencana. Dalam Tinjauan kali ini komentator senior NHK Hiroshi Matsumoto mengulas tentang apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi kerusakan dari beragam bencana alam yang terjadi secara beruntun.

Matsumoto mengatakan, mengatasi satu bencana bukan lah perkara mudah, dan mengatasi bencana yang terjadi secara beruntun adalah tantangan yang sangat sulit. Akan tetapi, penelitian tengah berlangsung untuk meminimalisir kerusakan akibat fenomena tersebut. Satu tim yang terdiri dari beberapa peneliti di sebuah universitas tengah berupaya mengidentifikasi mekanisme gempa yang menyebabkan tanggul-tanggul jebol dan menimbulkan banjir. Berdasarkan uji coba, tim itu menemukan bahwa tanggul-tanggul bisa jebol meski kapasitas airnya kurang dari setengah setelah diguncang oleh sebuah gempa. Para peneliti ingin mengembangkan tanggul yang bisa menahan gempa kuat dan untuk mengumpulkan data yang bisa secara tepat memprediksi tingkat kemungkinan kerusakan dari tanggul-tanggul yang ada saat ini.

Sementara itu, sebuah kelompok kajian pemerintah berulang kali melakukan simulasi untuk mencari tahu cara meminimalisir kerusakan saat sebuah gempa dan banjir terjadi secara beruntun. Kelompok itu telah menemukan bahwa jumlah kematian diperkirakan hampir dua kali lipat saat dua bencana terjadi di hari yang sama, dibandingkan dengan jeda lima hari. Juga ditemukan bahwa angka kematian bisa meningkat saat banjir terjadi setelah pembangunan kembali infrastruktur tengah berjalan. Hal ini karena ada lebih banyak orang yang diasumsikan telah kembali ke rumah dalam skenario tersebut. Kelompok itu menyimpulkan bahwa lebih baik menggunakan dana untuk memperkuat tanggul-tanggul ketimbang menyiapkan bahan dan perlengkapan rekonstruksi saat menilai dari keefektifan dalam mengurangi kerusakan.

Pemerintah pusat dan daerah diharapkan bisa memanfaatkan hasil kajian tersebut dan membuat rancangan serta melakukan latihan guna meminimalisir kerusakan saat terjadi bencana.

Pada 2 September, pemerintah provinsi Kyoto menggelar latihan bencana dengan skenario banjir dan gempa kuat terjadi dalam waktu bersamaan. Jumlah pemerintah daerah yang menggelar latihan semacam itu meningkat sejak gempa dan tsunami 2011 di Jepang timur laut. Selain itu beberapa pihak juga telah menggabungkan kebijakan untuk multipel bencana dalam rancangan mitigasi bencananya.

Matsumoto menilai serangkaian bencana di Hokkaido dan tempat lainnya menunjukkan pentingnya untuk memperluas rancangan anti-bencana dan membangun sebuah sistem guna mengatasi bencana skala terbesar.

(Tinjauan: Cara Mengatasi Serangkaian Bencana/www3.nhk.or.jp/Gloopic.net/Jala).

Komentar

Artikel Terkait
gloopic.net
Visitor Online :35
Visitor Today :983
Visitor Total :115.205

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.