gloopic.net
Artikel / Penerbangan

Garuda Indonesia Tambah Pesawat Untuk Perbarui Usia Armada

Maskapai Penerbangan Nasional PT Garuda Indonesia (Persero) hingga saat ini mengoperasikan sebanyak 194 pesawat dengan rata-rata usia 4,6 tahun.

Pesawat-pesawat yang dimiliki Garuda Indonesia ada 146 pesawat terdiri dari sepuluh pesawat Boeing 777-300ER, 25 pesawat Airbus A330-200/300, dua pesawat Boeing 747-400, 76 pesawat Boeing 737-800NG, 18 pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen, dan 15 pesawat ATR72-600.

Sedangkan anak perusahaan Garuda, Citilink memiliki 48 unit pesawat yang terdiri dari 40 pesawat Airbus A320 dan delapan pesawat Boeing 737-300/500.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia M Arif Wibowo menyampaikan, dari jumlah tersebut, Garuda Indonesia mengangkut sebanyak 17,81 juta penumpang terdiri dari 14,55 juta penumpang domestik dan 3,26 juta penumpang internasional

"Sementara anak perusahaan, Citilink Indonesia berhasil mengangkut sebanyak 8,23 juta penumpang, meningkat hampir 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 6,86 juta penumpang," ujar Arif di Gedung Garuda Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 31 Oktober 2016.

Selain itu frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink (domestik dan internasional) pada periode Januari – September tahun 2016 ini juga mengalami peningkatan mencapai 204.182 penerbangan, meningkat 9,7 persen dibanding tahun lalu yang sebanyak 186.052 penerbangan.

Kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) juga meningkat sebesar 13,3 persen menjadi 43,91 miliar dari 38,75 miliar seat kilometer pada periode yang sama di 2015.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Arif Wibowo

Untuk mememperbarui armadanya, PT Garuda Indonesai (Persero) Tbk berencana untuk menambah armadanya sebanyak 9 pesawat baru tahun depan. Dari 9 pesawat baru tersebut, empat pesawat akan diberikan ke anak usahanya, Citilink.

"Nantinya untuk nambah operasional Garuda Indonesia, tiga pesawat berbadan kecil jenis ATR dan 1 boing 737 Max," ujar Arif.

Menurutnya, penambahan pesawat ini untuk menumbuhkan pasar domestik dan regional. Dengan begitu, pangsa pasar Garuda ditargetkan mencapai 50 persen tahun depan.

"Domestik itu harus diatas 40 persen, market kita kan 50 persen," kata Arif.

Penambahan pesawat ini untuk mendukung Garuda Indonesia membuka destinasi baru di wilayah timur Indonesia yaitu Nabire, yang dilayani dengan penerbangan dari Biak, dan rute penerbangan ke Maumere yang dilayani dengan penerbangan dari Denpasar.

"Pembukaan rute baru ini merupakan upaya dalam meningkatkan konektivitas antar kota di Indonesia sekaligus memperkuat jaringan penerbangan di pasar domestik," tegas Arif.

Komentar

Artikel Terkait
gloopic.net
Visitor Online :43
Visitor Today :2.788
Visitor Total :6.273.327

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.