gloopic.net
Artikel / Penerbangan

Mengapa 6 Penumpang Bisa Selamat Dalam Kecelakaan Pesawat Yang Membawa Klub Chapecoense?

Dari 77 penumpang Pesawat Avro RJ85 British Aerospace 146 yang membawa tim sepak bola Chapecoense dan jatuh di Kolombia, ada 6 penumpang selamat. Selain faktor yang dinamakan ajal atau takdir dan kebesaran Yang Maha Kuasa--yang dipercayai umat beragama, tentu ada penjelasan lain yang sesuai dengan akal dan logika.

"Mengejutkan, ada yang selamat dari tragedi ini," kata analis penerbangan Inggris, Alex Macheras, dalam laman NBC News. "Bagaimana pesawat ini jatuh, di mana sebenarnya pesawat ini jatuh atau terjadi. Itu semua menjadi faktor penentu mengapa bisa ada penumpang selamat," jelas Alex

Pesawat Avro RJ85 dari British Aerospace 146 yang membawa tim sepak bola Chapecoense dan terbang Senin tengah malam waktu setempat itu jatuh sekitar 18 mil dari Bandara Internasional Jose Maria Cordova di Medellin.

Pesawat Avro RJ85 British Aerospace 146 Sebelum Kecelakaan

Di mana kita seharusnya duduk?

Majalah Popular Mechanics sembilan tahun lalu menyimpulkan bahwa dari semua kecelakaan pesawat sejak 1971, didapati fakta unik bahwa penumpang yang duduk di kursi bagian belakang memiliki peluang 40% lebih besar untuk selamat, ketimbang penumpang yang duduk di bagian depan.

Ed Galea, profesor dan ketua grup peneliti keselamatan bencana dari Universitas Greenwich, London, menyimpulkan bahwa letak tempat duduk pesawat bisa membantu penumpang selamat setelah pesawat mengalami kecelakaan.

Dipublikasikan pada 2011, analisis Galea menyimpulkan bahwa tempat duduk yang dekat bagian belakang pesawat dan dan tempat duduk di samping lorong pesawat, umumnya lebih aman. Kesimpulan ini ditarik setelah menganalisis sekitar 100 kecelakaan pesawat dan wawancara terhadap 1.900 korban selamat.

Dia menambahkan mereka yang duduk pada lima baris kursi terakhir di bagian belakang pesawat adalah yang paling besar kemungkinannya untuk selamat.

Galea juga menyarankan kepada penumpang pesawat untuk berlatih membuka sabuk keselamatan dan menghitung baris kursi ke tempat keluar terdekat sebelum pesawat tinggal landas. Dengan cara ini, jika kabin dimasuki asap, penumpang dapat menaksir jalan untuk ke pintu keluar.

Mengingat pesawat yang membawa tim Chapecoense ini akan mendarat, Macheras yakin pesawat ini sudah terawasi dari jarak jauh dan tidak tiba-tiba hilang dari udara. Dan karena awalnya masih dalam kendali, maka itu meningkatkan peluang selamat para penumpang, kata dia.

Namun tetap saja Macheras tidak sepenuhnya yakin di mana keenam korban selamat itu duduk. Dia mengatakan begitu banyak faktor tersangkut dalam sebuah kecelakaan pesawat. Jadi, kata dia, penumpang jangan tergantung kepada tempat duduk yang dipilihnya dapat menyelamatkannya sewaktu kecelakaan.

Macheras juga mengungkapkan fakta unik bahwa para korban selamat dari kecelakaan pesawat biasanya adalah penumpang pesawat berbadan besar, mungkin ruang yang lapang mampu mengurangi dampak tabrakan.

Tetaplah terjaga

Macheras mengatakan cara terbaik untuk meningkatkan peluang selamat dari kecelakaan pesawat adalah mendengarkan instruksi awak pesawat, ada di dekat lorong pesawat, dan tenang.

"Pengarahan keselamatan seperti itu adalah kuncinya. Kebanyakan orang tidak mendengarkannya," kata Macheras, karena beranggapan perjalanan udara sangat aman.

Yang juga patut diingat adalah kebanyakan kecelakaan pesawat tidak berakhir dengan maut. Ini kesimpulan Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat pada 2001.

"Dalam soal insiden dan kecelakaan penerbangan secara keseluruhan, hal yang paling meningkatkan keselamatan Anda adalah dengar (arahan awak kabin), perhatikan instruksi keselamaran sebelum tinggal landas, cermati pintu keluar pesawat yang terdekat dengan Anda, dan ikuti semua instruksi awak pesawat," kata Macheras. (Artikel Popular Mechanics/Antara)

Komentar

Artikel Terkait
gloopic.net
Visitor Online :84
Visitor Today :1.793
Visitor Total :3.294.918

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.