gloopic.net
Artikel / Sejarah dan Budaya

Tari Remo

Tari Remo awalnya adalah atrian yang digunakan sebagai pengantar untuk pertunjukan ludruk. Pengembangan tarian ini ditarikan secara terpisah sebagai penerimaan untuk tamu negara. Hal ini ditarikan dalam upacara negara, sebagai contoh di Festival seni lokal.

Tarian ini menggambarkan tentang perjuangan seorang pangeran dalam medan perang. Namun, dalam pengembangan, tarian ini ditarikan oleh wanita, dan menciptakan gaya tarik lainyang disebut : tari remo Putri atau Style perempuan. Karakteristik utama dari tari remo adalah gerakan dinamis kaki. Gerakan ini didukung oleh lonceng yang diikat di pergelangan kaki.  Suara lonceng berbunyi saat penari melangkah di atas panggung. Musik yang mengiringi tari remo disebut gamelan.                                                        

Ini biasanya terdiridari boning barung / babok, boning penggantinya, saron, gambang, gender,slenthem adik, flute kethuk, kenong, kempul dan gong. Jenis irama yang seringdibawa untuk mengiringi tarian remo adalah jula juli dan tropongan, tetapi dapat juga gending Walang kekek, gedok Rancak, Krucilan atau gending-gendingkreasi baru. Dalam kinerja ludruk, tari remo biasanya menyisipkan sebuah lagu di tengah-tengah tarian. 

(Sumber : PT Angkasa Pura 1)

Komentar

Artikel Terkait
gloopic.net
Visitor Online :72
Visitor Today :455
Visitor Total :6.240.761

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.