gloopic.net
Berita / Daerah

Surabaya Krisis Air Bersih

(Surabaya, Gloopic) Warga Surabaya Jawa Timur terancam krisis air bersih untuk beberapa hari ke depan. Semua ini terjadi akibat pelaksanaan Proyek Box Culvert di Wilayah Kebraon Karangpilang Surabaya . Alat berat proyek yang dikerjakan di Gang Tomat perumahan Kebraon itu, menggaruk pipa tersier Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hingga rusak dan bocor.

Akibatnya hampir seluruh warga kesulitan air, hingga berhari-hari. Warga terpaksa antre mendapatkan air bersih dari mobil tangki yang disediakan oleh PDAM.

Plt Direktur Utama PDAM Surya, Sembada Sunarno menyatakan, proyek box culvert di Kebraon sudah berulangkali menggaruk pipa PDAM. Untuk itu PDAM mendesak agar Pemkot menyelesaikan proyek saluran itu pada hari Sabtu sore.

"Sering PDAM membenahi pipa tersier yang kena garuk alat berat pelaksanaan proyek box culvert, namun kejadian ini terus terjadi. Sekarang PDAM mendeadline Pemkot agar menyelesaikan proyek tersebut hari Sabtu ini, agar besok bisa menyambungkan pipa air dan warga bisa mendapat suplai air bersih lagi," kata Sunarno.

Untuk mengantisipasi kelangkaan air, lanjut Sunarno, PDAM telah mengirim 8 mobil tangki air yang berkeliling ke pemukiman warga. Pengiriman air lewat mobil tangki ini dilakukan pagi, siang dan sore. "Air tetap disuplai ke warga lewat mobil tangki pagi, siang, sore. Cuman jam-nya yang tidak bisa dikontrol," tambahnya.

Sementara Ka Humas PDAM Surya Sembada, Ari Bimo yang berada di lokasi menyatakan jika suplai air warga Kebraon memang melalui pipa yang ditanam di gang tomat. Jika pipa ini pecah, maka suplai air terhenti. "Selama pekerjaan dinas PU (Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan kota Surabaya, red) di Kebraon gang Tomat belum selesai. Pipa PDAM juga terdampak, karena pipa induk  yang suplai ke perumahan Kebraon melalui gang Tomat tersebut, " jelas Ari Bimo.

Menurut Bimo, saluran box culvert yang dikerjakan oleh Dinas PU, yaitu sepanjang 300 meter mulai dari Griya Kebraon Indah menuju ujungnya gang Tomat. Proyek tersebut dikerjakan siang hari sesuai kesepakatan warga. "Sebelum pengerjaan warga sudah bertemu dengan PU untuk membahas jadwal pelaksanaan proyek. Warga minta siang hari, agar malam hari warga tidak mendengarkan suara bising alat berat proyek box culvert," tegas Bimo.

Komentar

Berita Terkait
gloopic.net
Visitor Online :30
Visitor Today :625
Visitor Total :6.360.036

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.