gloopic.net
Berita / Ekonomi

Pemerintah Masih Jajaki Buka Keran Impor, Pemprov Jatim Jajaki Impor Dari Selandia Baru

Menteri Perdagangan Thomas Lembong saat Sidak ke Pasar, courtesy satuharapan

(Jakarta, Gloopic) Pemerintah belum memutuskan kuota impor sapi siap potong menyusul dibukanya keran impor sapi siap potong seiring rencana Kementerian Pertanian merevisi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pemerintah provinsi Jawa Timur menjajaki impor daging dari Selandia Baru.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan pemerintah membutuhkan waktu untuk mengukur kebutuhan sapi siap potong di masyarakat. Untuk itu, kementeriannya akan membahas lebih lanjut hal ini dengan Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan kementerian lainnya yang terkait.

“Belum ,” ujar Lembong usai konferensi pers peluncuran IEU-CEPA di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Lembong juga belum menyebutkan angka pasti atas kebutuhan jeroan di masyarakat. Dia hanya menyatakan permintaan di pasar sangat besar, baik dari industri maupun masyarakat umum terutama di kalangan masyarakat kelas bawah.

Pemerintah bakal terus menambah pasokan hingga harga mencapai tingkat yang memuaskan, baik untuk jeroan, daging umum, maupun secondary cut. Saat ini, harga dinilai belum sampai di level yang sesuai harapan pemerintah.

Seperti diketahui, UU Peternakan dan Kesehatan Hewan melarang importasi sapi siap potong. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan revisi beleid tersebut sudah rampung dan siap ditandatangani untuk selanjutnya diajukan ke DPR.

Jika DPR menyetujui perubahan regulasi itu, maka selanjutnya Mentan akan mencabut Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.108/Permentan/PD.410/9/2014 tentang Pemasukan Sapi Bakalan, Sapi Indukan, dan Sapi Siap Potong. Beleid ini merupakan aturan teknis penutupan kran impor sapi siap potong.

Mentan meyakini impor sapi siap potong akan menurunkan harga daging hingga 33% atau menjadi Rp80.000 per kilogram dari harga saat ini yang masih berkisar Rp120.000 per kilogram.

Selandia Baru Akan Ekspor Daging Ke Jawa Timur

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, John Key melakukan kunjungan kenegaraan ke Provinsi Jawa Timur. Dalam pertemuan dengan Gubernur Jatim Soekarwo, John Key membahas beberapa hal di antaranya rencana impor sapi betina dari Selandia Baru.

"Pembicaraan mengenai sapi, tidak hanya saja penggemukan, tetapi juga breeding. Saya minta sapi betina untuk dibawa ke sini," kata Soekarwo. Soekarwo mengatakan, dengan mengimpor sapi betina, maka Jawa Timur dapat melakukan ternak sapi potong, dan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi.

"Jadi tidak hanya untuk daging sapi saja, tapi sapi betina itu penting. Karena impor terus, kita tidak pernah cukup daging. Ada proses breeding, kita bisa mandiri di bidang daging," tegas Soekarwo..

Dalam pertemuan antara delegasi Gubernur Jatim dengan PM Selandia Baru di ruang kerja gubernur di Grahadi, PM Jhon Key sempat bertanya kepada Soekarwo tentang kebutuhan konsumsi daging masyarakat Jawa Timur.

Komentar

Berita Terkait
gloopic.net
Visitor Online :37
Visitor Today :1.599
Visitor Total :6.272.138

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.