gloopic.net
Berita / Internasional

Erdogan “Masa Transisi Turki”

Foto: REUTERS/Umit Bektas

(Gloopic) Turki memasuki masa transisi dengan pergantian sistem pemerintahan di bawah Presiden terpilih Erdogan, di mana sistem pemerintahan Turki berubah dari Parlementer menjadi Presidensial. Perubahan konstitusi Turki dilakukan sesuai hasil  referendum. Konstitusi sebelumnya yaitu sistem Parlementer yang hampir seabad lamanya dianut oleh Turki.

Kemenangan Tayyip Erdogan bulan lalu menjadikan bukan dia hanya sebagai Presiden tetapi sekaligus menjadi pusat kekuasaan sesuai konstitusi baru. Presiden menunjuk dan mengangkat Menteri dan Wakil Presien dan pejabat stragis lainnya, selain itu Presiden dapat mengintervensi hukum.

Dalam sambutannya di Istana setelah pelantikannya di Parlemen, Erdogan menyampaikan "Kami meninggalkan sistem yang di masa lalu membuat negara kami harus membayar harga mahal dalam wujud kekacauan politik dan ekonomi," ujarnya.

Erdogan Menggambarkan perubahan monumental tersebut sebagai awal yang baru, dia berjanji untuk menjadi presiden bagi 81 juta warga Turki."Kami tidak akan menjadi tuan, tapi untuk melayani rakyat kami," kata Erdogan seperti dilansirAFP.

Dalam susunan kabinet yang diumumkan, Erdogan menunjuk dan mengangkat mantunya Berat Albayrak pada posisi penting sebagai Menteri Keuangan. Penunjukan ini disambut pasar dengan merosotnya nilai tukar mata uang Turki, lira sebesar 2%.

Kalangan oposisi menyatakan bahwa dengan kewenangan yang dimiliki Erdogan sebagai Presiden akan menghancurkan “Demokrasi” Turki.

(Berbagai sumber/Erdogan “Masa Transisi Turki”/Widjaja Lagha/Gloopic.net).

Komentar

Berita Terkait
gloopic.net
Visitor Online :39
Visitor Today :1.125
Visitor Total :6.539.663

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.