gloopic.net
Berita / Penerbangan

Kemenhub Wujudkan Nawacita dengan Bangun 4 Bandar Udara Selama 2018

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso

(Jakarta, Gloopic) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan meresmikan empat bandar udara tahun sepanjang tahun 2018. Langkah itu sebagai bagian untuk mendukung dan menyukseskan Program Nawacita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso mengatakan sesuai arahan pada Nawa Cita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah dan desa dalam Kerangka Negara Kesatuan. Nawa Cita ketujuh yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, maka pihak terus bekerja agar semua tersebut dapat terwujud.

“Karenanya tahun ini kita akan diresmikan empat bandar udara baru yaitu Bandara Kertajati, Bandara Samarinda Baru, Bandara Tebelian- Kalimantan Barat dan Bandara Pantar- NTT,” kata Agus yang dikonfirmasi, Senin (1/1).

Dia menambahkan jumlah ini merupakan rencana dari 15 bandara yang akan dibangun selama tiga tahun belakangan ini. Dimana tujuh bandar udara sudah selesai dibangun dan dioperasikan yaitu Bandar Udara Anambas, Bandar Udara Namniwel, Bandar Udara Miangas, Bandara Morowali, Bandara Werur, Bandara Maratua dan Bandara Koroway Batu.

Dijelaskan Agus, pengembangan bandara yang selama ini dikelola Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Ditjen Perhubungan Udara akan dilakukan alternatif pembiayaan yaitu Kerja Sama Operasi (KSO), Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Penyertaan Modal Negara (PMN).

”Bandara yang akan dilakukan KSO adalah Bandara Sentani- Jayapura, Juwata- Tarakan, Radin Inten II – Lampung, Mutiara Sis Aljufri – Palu, Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), Djalaluddin- Gorontalo, Fatmawati – Bengkulu dan Kalimarau – Berau. Lalu bandara yang akan dilakukan KSP adalah Bandara Syukuran Aminudin Luwuk , FL. Tobing – Sibolga dan Maimun Saleh – Sabang,” jelasnya.

Agus juga menjelaskan bahwa untuk bandara yang akan dilakukan KPBU adalah Bandara Bali Utara dan Komodo – Labuan Bajo. Sedangkan bandara yang akan dilakukan PMN adalah Bandara Blimbingsari -Banyuwangi, Wirasaba -Purbalingga dan Notohadinegoro- Jember.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenhub, Sugihardjo dalam siaran persnya usai meninjau langsung Bandara El Tari Kupang menjelaskan menyikapi pertumbuhan penumpang pesawat, terminal penumpang Bandara El Tari akan dikembangkan PT Angkasa Pura I sebagai pengelola.
“PT Angkasa Pura I merencanakan akan membangun terminal penumpang dari yang sekarang 1 lantai menjadi 2 lantai,” kata Agus.

Komentar

Berita Terkait
gloopic.net
Visitor Online :61
Visitor Today :850
Visitor Total :6.265.196

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dengan berlangganan NEWSLETTER anda akan menerima info tebaru dari situs kami.